Saturday, June 30, 2012
Holy Man
Word spread across the countryside about the wise Holy Man who lived in a small house atop the mountain. A man from the village decided to make the long and difficult journey to visit him.
When he arrived at the house, he saw an old servant inside who greeting him at the door.
“I would like to see the wise Holy Man,” he said to the servant.
The servant smiled and led him inside. As they walked through the house, the man from the village looked eagerly around the house, anticipating his encounter with the Holy Man.
Before he knew it, he had been led to the back door and escorted outside. He stopped and turned to the servant,
“But I want to see the Holy Man!”
“You already have,” said the old man. “Everyone you may meet in life, even if they appear plain and insignificant… see each of them as a wise Holy Man. If you do this, then whatever problem you brought here today will be solved.”
(From: "160 Zen Stories", http://spiritualinquiry.com)
Orang Suci
Beredar kabar di seluruh penjuru negeri tentang Orang Suci nan bijaksana yang tinggal di rumah kecil di puncak gunung. Seorang pria dari desa memutuskan untuk menemuinya walaupun harus menempuh perjalanan panjang dan sukar.
Ketika tiba di rumah yang dituju, dia melihat seorang pelayan tua di dalam rumah yang mengucapkan salam kepadanya di pintu.
"Saya ingin bertemu dengan Orang Suci nan bijaksana," dia berkata kepada pelayan tersebut.
Pelayan itu tersenyum dan mengajaknya masuk. Saat memasuki rumah, pria itu dengan penasaran langsung melihat sekeliling ruangan, dan bersiap-siap bila bertemu dengan Orang Suci.
Tanpa disadari, dia telah berjalan sampai ke bagian belakang rumah dan menuju pintu keluar. Dia berhenti dan berpaling ke arah pelayan itu.
"Tapi, saya ingin bertemu dengan Orang Suci!"
"Kamu sudah bertemu," kata pelayan tua itu. "Setiap orang yang kamu temui dalam hidup ini, yang jelas terlihat ataupun cuma selewat ... pandanglah mereka sebagai Orang Suci nan bijaksana. Jika kamu melakukan hal ini, apapun masalah yang kamu bawa hari ini akan terselesaikan."
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment