Friday, March 27, 2015

Practicing the Dharma

image from: www.wallpaperxy.com

The Dharma is the truth that all natures are pure. By this truth, all appearances are empty. Defilement and attachment, subject and object don’t exist.

The sutras say, "The Dharma includes no being because it’s free from the impurity of being, and the Dharma includes no self because it’s free from the impurity of self." 

Those wise enough to believe and understand these truths are bound to practice according to the Dharma.


And since that which is real includes nothing worth begrudging, they give their body, life, and property in charity, without regret, without the vanity of giver, gift, or recipient, and without bias or attachment. And to eliminate impurity they teach others, but without becoming attached to form.

Thus, through their own practice they’re able to help others and glorify the Way of Enlightenment. And as with charity, they also practice the other virtues. But while practicing the six virtues to eliminate delusion, they practice nothing at all. 

This is what’s meant by practicing the Dharma.

("The Zen Teaching Of Bodhidharma", Red Pine, 1987)


Berlatih Dharma

Dharma adalah kebenaran bahwa semua sifat alami adalah murni. Dengan kebenaran ini, semua bentuk adalah kosong. Kekotoran dan kemelekatan, pelaku dan penderita, pokok persoalan dan sasaran,  tidaklah ada. 

Sutra berkata, "Dharma tidak terkandung  makhluk karena Dharma bebas dari ketidakmurnian makhluk, dan Dharma tidak mengandung diri karena Dharma bebas dari ketidakmurnian diri." 

Mereka yang cukup bijaksana untuk percaya dan mengerti kebenaran ini akan menuju pada latihan sesuai Dharma. 


Dan karena segala sesuatu yang nyata tidak mengandung apapun selain penyesalan, mereka memberikan tubuh, hidup, dan milik mereka untuk amal, tanpa penyesalan, tanpa kesombongan sebagai pemberi, hadiah, atau penerima, dan tanpa prasangka atau kemelekatan. Dan untuk menghilangkan ketidakmurnian mereka mengajarkan pihak lain, tetapi tanpa menjadi terikat terhadap bentuk. 

Sehingga, melalui latihan mereka sendiri mereka dapat menolong pihak lain dan memuliakan Jalan Menuju Pencerahan. Dan bersama dengan amal, mereka juga melatih kebajikan orang lain. Tetapi sambil melatih enam kebajikan untuk menghilangankan khayalan, mereka berlatih tidak sesuatu halpun. 

Inilah yang dimaksud dengan berlatih Dharma.


("The Zen Teaching Of Bodhidharma", Red Pine, 1987)

No comments:

Post a Comment