Sunday, May 17, 2015

To be born and to die

image from: www.7-themes.com

The "One Who Knows" clearly knows that all conditioned phenomena are unsubstantial. So this "One Who Knows" does not become happy or sad, for it does not follow changing conditions. To become glad, is to be born; to become dejected is to die. Having died, we are born again. This birth and death from one moment to the next is the endless spinning wheel of samsara.

(Ajahn Chah, "No Ajahn Chah")


Untuk dilahirkan dan untuk mati

"Dia yang mengetahui" dengan jelas tahu bahwa semua keadaan yang berkondisi adalah tidak kekal. Jadi "Dia yang mengetahui" tidak menjadi gembira atau sedih karena tidak mengikuti perubahan kondisi. Menjadi senang, adalah untuk dilahirkan, menjadi sedih adalah untuk mati. Setelah mati, kita dilahirkan kembali. Kelahiran dan kematian dari satu saat ke saat lain adalah perputaran roda samsara yang tidak berakhir.

(Ajahn Chah, "No Ajahn Chah")


No comments:

Post a Comment