Wednesday, August 21, 2013

Zen -- Freedom Of The Mind


What is Zen? One might as well ask: What is life?

And life is to be lived, if possible, at the fullest level -- not made into a matter of theories of living and what not.
Zen shuns abstract explanations, idle philosophical speculations and all kinds of pretensions, for they are far removed from the throb of life.
The bulk of Zen literature, in all of its astonishing variety of forms, deals with nothing but misconceptions about the essence of Zen. The apparent complexity of Zen teaching and function is due to the complexity of human mentality, and Zen is an illustration of "skill in means" in dealing with complex mind.
Its only concern is to help one, through awareness and enlightenment, to realize one's human potential completely -- to flower in goodness as a human being.
Zen masters stressed that the buddhas began as a human beings, that enlightenment is within reach in a single lifetime for those dedicated and diligent enough. "A complete human being is a buddha, a complete buddha is a human being."
Zen lends itself very well to illustration in cartoon form, for Zen has a natural simplicity and a direct and down-to-earth approach to living that is at once refreshing and illuminating.
Zen means to be free -- absolutely -- to be human being, and this is possible only when self-interest has ended and a person is one with the immensity of life.
The mind of modern people may be very advanced technologically, but it remains heavily thought-laden and thus lacking in clarity. To give an illustration of the limitation of living by thought, we feel miserable and have no heart for anything else while grappling with some kind of personal problem which we feel helpless about -- frustration arising from an unfulfilled desire, a relationship gone awry, etc. The Zen way of living would be "no ego, no problem"

(Tsai Chih Chung, "The Book Of Zen Freedom of the Mind", Asiapac Books and Educational Aids (s) Pte Ltd, 1991)


Apa itu Zen? Orang juga boleh bertanya: Hidup itu apa?


Dan hidup adalah untuk dijalani, dalam tingkatannya yang setinggi mungkin — bukannya untuk dibikin menjadi teori tentang apa yang boleh dan apa yang tidak boleh.
Zen mengesampingkan penjelasan-penjelasan abstrak, spekulasi filosofis tak berguna dan segala jenis pretensi, sebab semuanya ini jauh dari denyut kehidupan. 
Semua karya sastra Zen, dalam berbagai bentuknya yang menakjubkan, membahas tidak lain dari pandangan salah yang ditempelkan orang pada Zen. Wajah ajaran Zen terlihat kompleks karena mental manusia sendiri juga kompleks, sedangkan Zen merupakan perujudan dari "keahlian dalam banyak cara" dalam menghadapi kerumitan pikiran.
Tujuannya cuma untuk membantu orang—dengan penyadaran dan pencerahan — memahami potensinya secara lengkap, untuk tumbuh di dalam kebajikan sebagai umat manusia. 
Guru-guru Zen selalu mengawali bimbingannya dengan menyatakan bahwa Buddha juga memulai sebagai manusia, bahwa pencerahan berada di dalam jangkauan kita sebagai manusia, dalam hidup ini juga, asal kita tekun dan bersemangat. "Manusia yang sempurna adalah Buddha, Buddha yang sempurna adalah manusia."
Zen sangat bisa diungkapkan dengan ilustrasi, karena Zen pada hakikatnya sangat sederhana, langsung, dan membumi dalam mendekati kehidupan ini. Zen itu menyejukkan dan membawa terang.
Zen berarti bebas — sama sekali— sebagai manusia, dan ini hanya mungkin jika kepentingan diri sendiri telah selesai dan orang itu telah menjadi satu dengan alam.
Pikiran manusia sekarang sangatlah maju dari sudut pandang teknologi, namun disesaki dengan pandangan-pandangan dan karenanya tidak jernih. Sebagai contoh dari keterbatasan hidup berdasarkan pemikiran atau konsep ini, kita akan merasa sengsara dan tak mau mengacuhkan yang lain, jika sedang menghadapi masalah yang sulit - frustrasi datang dari harapan yang tak terkabul, hubungan yang retak, dan sebagainya. Pandangan hidup Zen adalah "ego tak ada, masalah juga tak muncul". ~Koh Kok Kiang~

(Tsai Chih Chung, "Zen Membebaskan Pikiran", Penerbit Karaniya, 1991)

No comments:

Post a Comment